Sumber: metroislam.com

Surabaya, Liputanislam.com– Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj menyatakan tidak ingin ikut campur dengan urusan pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim). Ia mengaku, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada para kiai di Jawa Timur. Sebab, mereka jauh lebih tahu persoalan dan kebutuhan Jatim.

“Terkait Pilgub Jawa Timur, saya serahkan ke kiai-kiai Jawa Timur. Sebab, kiai-kiai Jatim yang lebih tahu. Bahkan, kiai-kiai dan ulama yang mengetahui kebutuhan serta cocok untuk Jawa Timur,” ucapnya pada acara sarasehan ulama dan PKB di Hotel Pesona Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (19/2).

Kiai Said berharap proses Pilgub Jatim berjalan dengan baik. “Saya berharap, semoga Pilgub Jawa Timur lancar, aman dan kondusif. Saya menyerahkan sepenuhkan ke kiai-kiai Jawa Timur, karena yang tahu kebutuhan pemimpin untuk Jawa Timur,” ungkapnya.

Saat ini, ada dua pasangan calon yang maju di Pilgub Jawa Timur. Pasangan calon nomor urut 1 Khofifah Indar Paranwansa-Emil Dardak dan pasangan Syaifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno Putri yang mendapat nomor urut dua.

Kedua pasangan calon itu merupakan kader terbaik Nahdlatul Ulama (NU). Khofifah yang mantan Menteri Sosial merupakan Ketua Umum PP Muslimat. Sedangkan, Gus Ipul yang wakil gubernur non aktif saat ini merupakan Wakil Ketua PBNU.

Setiap pasangan mempunyai dukungan kiai-kiai yang kharismatik di Jawa Timur. Hanya dari dukungan parpol pendukung, memang pasangan Gus Ipul-Puti yang didukung PKB, PDI Perjuangan, Gerindra dan PKS dengan 52% kursi di parlemen. Sisanya mendukung Khofifah-Emil yaitu Demokrat, Golkar, Nasdem, PPP dan Hanura. (AR/Sindo News).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*