Sumber: Wacana.co.id

Singapura, Liputanislam.com– Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa two state solution atau solusi dua negara menjadi satu-satunya cara untuk merealisasikan perdamaian sekaligus meredam konflik antara Palestina dan Israel. Hal itu disampaikan Presiden dalam KTT ke-6 ASEAN-AS di Suntec Convention Centre, Singapura, pada Kamis (15/11).

“Untuk mencapai perdamaian yang berkeadilan dan abadi hanya ada satu jalan, yaitu perdamaian berdasarkan two state solution,” ucapnya.

Sehari sebelumnya saat bertemu Perdana Menteri Australia Scott Morrison, Presiden Jokowi kembali menegaskan posisi Indonesia untuk Palestina. Indonesia memandang solusi two state solution sebagai cara yang tepat untuk menyelesaikan konflik secara adil.

“Presiden Republik Indonesia kembali menyampaikan posisi Indonesia dan mengharapkan Australia dapat membantu mewujudkan perdamaian Palestina dan Israel berdasarkan two state solution,” terang Menlu Retno Marsudi, pada Rabu (14/11).

Sebelumnya, PM Morrison mempertimbangkan akan memindahkan kantor kedubes Australia di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Pemerintah Indonesia sendiri sudah memprotes rencana Australia itu karena bertentangan dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB.

Bagi Indonesia, isu Palestina merupakan hal krusial bagi diplomasi perdamaian yang dijalankan Indonesia di dunia internasional. Penyelesaian isu tersebut dipandang penting sebagai upaya menciptakan stabilitas tidak saja di Timur Tengah, tapi juga di dunia.

Karena itu, Indonesia mendorong seluruh pihak memberikan perhatian ekstra bagi isu perdamaian antara Palestina dan Israel dengan memperhatikan asas keadilan dan perdamaian abadi serta berlandaskan solusi dua negara. (ar/republika/inews).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*