Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj menanggapi tegas praktik kebohongan menyebarkan hoaks oleh kelompok Muslim Cyber Army (MCA). Menurutnya, apa yang telah dilakukan kelompok MCA adalah mengkhianati bangsa dan agama.

“Dengan menyebar kebohongan berarti MCA mengkhianati bangsa. Jadi, bukan hanya khianati bangsa, tetapi juga mengkhianati agama,” tegasnya di Jakarta, seperti dilansir NU Online, pada Kamis (1/3).

Kiai Said juga menyayangkan label ‘Muslim’ di MCA tapi tindakannya jauh dari ajaran Islam.  “Segala bentuk berita atau informasi yang sifatnya bohong, palsu dan berakibat mengadu domba antarumat manusia dilarang dalam agama,” ucapnya. “Masyarakat harus tetap tenang dan jangan terprovokasi,” tambahnya.

Sementara Ketua PBNU Bidang Hukum, H. Robikin Emhas mengatakan bahwa sebagai generasi penerus sudah seharusnya seluruh komponem bangsa merawat dan menjaga bangsa ini. Oleh karena itu, pihaknya mendukung penuh tindakan hukum terhadap siapa pun yang menjadikan kebencian atas dasar sentimen SARA, baik berupa fitnah dan bentuk hate speech lainnya di pelbagai media sosial yang ada.

“Untuk itu, kami sangat menghargai dan mendukung setiap upaya yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum untuk mengambil tindakan-tindakan guna merawat dan menjaga kebinekaan yang ada,” ujarnya.

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bersama Direktorat Keamanan Khusus Badan Intelijen Keamanan mengungkap sindikat penyebar isu-isu provokatif di media sosial. Penangkapan dilakukan di beberapa tempat.

Adapun keempat tersangka yang ditangkap adalah ML di Tanjung Priok, RSD di Pangkal Pinang, RS di Bali, dan Yus di Sumedang. Sedangkan satu pelaku lainnya diketahui ada di Korea Selatan dan sedang diburu Polisi. Para pelaku tergabung dalam grup WhatsApp The Family Muslim Cyber Army (MCA).

Konten-konten yang disebarkan kelompok MCA ialah isu kebangkitan PKI, penculikan dan penganiayaan ulama, ujaran kebencian (hate speech), dan mencemarkan nama baik presiden hingga tokoh-tokoh tertentu. Menurut laporan kepolisian, gerakan kelompok MCA cukup terstruktur. (ar/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*