Sumber: nu.or.id

Lampung, LiputanIslam.com– Dua siswi MA Ma’arif NU Keputran Pringsewu yang bernama Amelia Wardatul Ula dan Fitri Dwi Yunita berhasil menciptakan sebuah alat anti maling ternak yang berbasis Micro Controler dan Mobile Aplication. Keberhasilan itu berawal dari keprihatinan mereka terhadap kondisi sebagian masyarakat di daerahnya yang berprofesi sebagai peternak dengan sistem pengamanan yang masih manual menggunakan tenaga manusia.

“Saat ini para peternak masih menggunakan sistem pengamanan menggunakan tenaga manusia yang memiliki keterbatasan tenaga. Dengan alat ini para peternak akan diberikan peringatan jika ada orang yang akan mencuri hewan ternak di kandang mereka walaupun mereka tidak berada di lokasi,” jelas Amelia di Pringsewu, Lampung, pada Senin (9/4).

Dengan dibantu seorang guru, Amelia Wardatul Ula dan Fitri Dwi Yunita berhasil menciptakan alat canggih anti maling ternak. Mereka memanfaat kecanggihan teknologi yang saat ini berkembang pesat dan sudah menjadi kebutuhan masyarakat zaman modern yaitu smartphone, ditambah dengan peralatan lain yang dirangkai sedemikian rupa.

Guna memperkenalkan penemuan tersebut kepada masyarakat, kedua siswi ini dengan dukungan dari civitas akademika MA Ma’arif Keputran, mengikutkannya pada Lomba Teknologi Tepat Guna yang digelar di Hotel Regency Pringsewu pada Senin 9 April 2018. Sementara, Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu H Fauzi yang membuka lomba tersebut mengapresiasi perlombaan dan penemuan yang dipresentasikan karena dinilai mampu menumbuh kembangkan dan mendorong kemajuan inovasi teknologi.

“Sebagai bentuk apresiasi kepada para peneliti, pelajar,  mahasiswa dan masyarakat umum yang berhasil menemukan teknologi tepat guna,” ucapnya.

“Teknologi tepat guna  juga merupakan suatu kegiatan penelitian dan pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan penerapan praktis nilai inovasi dan konteks ilmu pengetahuan yang baru,” tambah Fauzi. (ar/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*