Foto: tempo.co

Foto: tempo.co

Surabaya, LiputanIslam.com– Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali mengukuhkan diri sebagai juara umum kompetisi mobil irit bahan bakar pada gelaran Energy Maraton Challenge (IEMC) 2014. ITS keluar sebagai juara umum karena mampu mendominasi dari 8 kelas kategori yang dilombakan. ITS mampu menyabet juara pada empat kategori dengan kompetitor sebanyak 68 tim dari perguruan tinggi se-Indonesia.

Seperti di lansir dari tempo.co, ITS kembali mempertahankan mahkota kemenangan terutama pada kelas Urban Bensin. Kemenangan tersebut mengukuhkan ITS dalam ajang tertinggi mobil irit bahan bakar di Indonesia. Nur Said Ekowibowo yang juga manajer tim ITS 3, mengungkapkan rasa syukurnya setelah mampu mempertahankan prestasi timnya.

Lima mobil diturunkan ITS dalam perlombaan tersebut. Beberapa kelas yang diikutsertakan adalah kelas Prototype Bensin, Urban Bensin, Prototype Diesel, Urban Diesel dan Prototype Ethanol.

Selain memiliki mobil irit, ITS pun sebenarnya sudah memiliki prototipe mobil listrik yang dinamakan Lowo Ireng. Sedangkan mobil irit berbahan bakar bensin dinamakan Lowo Ijo. Bahkan mobil listrik lowo ireng sudah mampu berkeliling Jawa selama lima hari pada 2-6 Mei 2014 lalu seperti dikitup dari jawapos.com. Lowo Ireng merupakan mobil listrik yang memiliki keunggulan teknologi hardwere iqueteche buatan tim riset ITS.

Dalam perlombaan IEMC 2014, tim Antawirya Urban dari Universitas Diponegoro mampu menyabet juara Best Video Teaser, sedangkan Politeknik Bandung mampu menyabet juara kategori Best Team, dan tim Cakrawala ITB mampu meraih penghargaan Best Design. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL