Sumber: republika.co.id

Bandung, Liputanislam.com– Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil (Kang Emil) mengajak masyarakat Indonesia khususnya warga Jabar untuk introspeksi diri atas semua yang telah terjadi selama tahun 2018. Kang Emil mengajak masyarakat untuk menjaga dan meningkatkan persatuan dalam menghadapi pesta demokrasi Pilpres dan Pileg di tahun 2019.

“Saya tidak ingin masyarakat Jabar terpecah hanya gara-gara beda pendapat di Pilpres 2019 mendatang. Saya mengimbau masyarakat untuk bisa menahan diri,” ucapnya saat acara muhasabah akhir tahun di Masjid Pusdai Jabar, Kota Bandung, pada Senin (31/12) malam.

“Kan muslim juga beda pilihan biasa kenapa harus parasea (bertengkar,red) ga bagus. Jadi pilihan di April bebas dah itu mah hak tapi jangan ganggu ukhuwah islamiyah kita. Fastabihul khoirot jadi demokrasi ke depan yang mengedepankan sisi baik aja,” katanya.

Kang Emil berharap, di tahun 2019 kondisi sosial politik Indonesia khususnya Jabar bisa jauh lebih baik. ia juga mengungkapkan harapan agar bisa fokus melakukan pembangunan. “Buat diri saya tahun 2018 banyak memory, selesai sebagai Walikota, bertanding di Pilkada dan Allah izinkan jadi gubernur. Kita fokus ngabret membangun menunaikan janji,” ungkapnya.

Sementara terkait ada yang merayakan perayaan akhir tahun, ia mengimbau agar tidak dilakukan dengan berlebihan. “Imbauan dari saya, intinya silahkan bergembira, tapi jangan berlebihan, dan jangan melakukan hal yang berpotensi mengganggu ketertiban, karena suasana batin republik ini sedang banyak bersedih ketimbang gembiranya di akhir- akhir tahun ini,” tandasnya. (ar/republika).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*