Foto: Illustrasi Anti Rokok/antaranews

Foto: Illustrasi Anti Rokok/antaranews

Jakarta, LiputanIslam.com – Setelah motor BBG, kini siswa sekolah menengah kejuruan Negeri (SMKN) 34 Jakarta tak mau ketinggalan melakukan inovasi. Mereka menciptakan sensor anti rokok yang dipamerkan di gelaran Pekan Produk Daerah (PPKD) 2014 di Jakarta.

Menurut Ahmad Syaifullah yang juga pengajar di SMKN 34 Jakarta megatakan bahwa “Alat ini ditempatkan di kamar mandi sekolah, kalau ada siswa yang merokok bisa ketahuan, nanti sensornya berbunyi dan menyemprotkan air ke dalam kamar mandi itu,” tuturnya kepada wartawan antaranews.com.

Selain bermanfaat untuk mendeteksi siswa yang merokok di kamar mandi, juga dapat memberikan keleluasaan bagi siswa lain yang menggunakan kamar mandi publik. Selain asap rokok yang menganggu juga membahayakan bagi yang menghirupnya atau perokok pasif.

Harapannya agar ada efek jera bagi pelakunya, dan tindakan pelanggaran di sekolah akan semakin berkurang dengan diciptakannya alat tersebut tambah guru Teknik Instalasi dan Pemanfaatan Tenaga Listrik itu.

Selain menciptakan alat sensor antirokok, mereka yang juga tergabung dalam ekstrakulikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) tengah mengembangkan sensor palang kereta otomatis. Semua inovasi merupakan sebuah solusi dari permasalahan-permasalahan yang ada di lingkungan atau masyarakat.

Inovasi-inovasi yang dihasilkan oleh para pelajar SMK tersebut menjadi salah satu bagian dari pameran yang mempromosikan produk daerah tersebut.

Selain melibatkan beberapa SMK, pameran tersebut juga melibatkan 250 peserta industru kecil dan menengah (IKM) dari 15 sekor industri kreatif di Jakarta.

Kepala Dinas Perindustrian dan Energi, Haris Pindarto yang hadir pada pameran tersebut juga menjelaskan “Bidangnya macam-macam, ada dari IT, fashion, kerajinan tangan, sampai kuliner juga ada. Jumlahnya juga meningkat setiap tahunnya.” (fie)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL