foto: detik.com

foto: detik.com

Jakarta, LiputanIslam.com – Sudah menjadi lumrah jika pemerintah memberikan bonus kepada para atlet yang berlaga di ajang internasional. Namun kali ini berbeda dengan para prajurit TNI AD yang berlaga dalam ajang Asean Armies Riffle Meet (AARM) 2014, November silam. Para prajurit yang berhasil menyabet juara justru mendapatkan bonus dari rekan-rekannya sendiri. Bonus tersebut merupakan hasil patungan dari sekitar 400 ribu prajurit hingga terkumpul sejumlah Rp. 500 juta lebih.

Pencapaian prajurit TNI AD yang mengikuti kompetisi melebihi target yang telah ditetapkan. Mereka mampu mempersembahkan 29 medali dari 22 target yang telah ditentukan. Para prajurut TNI AD bangga sekaligus berbahagia karena rekan-rekannya selama mengikuti kompetisi di Vietnam berhasil mengharumkan nama bangsa dan kesatuan sehingga mereka berisiniatif untuk merogoh koceknya sendiri untuk patungan demi memberikan penghargaan kepada rekan-rekannya yang telah bekerja keras mendulang prestasi emas.

Hadiah tersebut secara simbolis diserahkan oleh KSAD Gatot Nurmayanto di Mabes TNI AD, Jl Veteran, Jakarta Pusat (8/12). Gatot menyampaikan pesan para prajurut kepada kontingen untuk membagi hadiah bonus sesuai dengan prestasinya masing-masing seperti dilansir dari detik.com.

Kemurahatian prajurit TNI AD disebut Gatot sebagai bentuk jiwa korsa dan kesolidaritasan. Menurutnya, inisiatif patungan merupakan wujud kebanggan kesatuan secara individu terhadap prajurit yang berprestasi.

Dalam acara yang sama Gatot mengungkapkan bahwa kesatuan akan memberikan penghargaan kepada para prajurut yang telah berhasil mengharumkan nama kesatuan. Misalnya saat ada tes kenaikan karir, Gatot menjanjikan akan ada kemudahan berkat prestasi yang telah mereka raih. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL