Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Budayawan Romo Franz Magnis Suseno mengatakan bahwa beragama itu harus memiliki kekuatan, yakni semangat yang menyembuhkan luka. Oleh karena itu, ia mengaku senang terhadap ajaran rahmatan lil alamin yang dibawa Nabi Muhammad Saw di dalam agama Islam.

“Agama mesti punya healing power, jadi kekuatan untuk menyembuhkan luka-luka,” ucap Romo Magnis dalam kegiatan Pendidikan Pengembangan Wawasan Keulamaan (PPWK) Dawrah II dengan tema “Fiqih Tawassuth dan Tasamuh dalam Membangun Perdamaian dan Indonesia Bebas Korupsi “ yang diselenggarakan Lakpesdam PBNU, di Gedung PBNU Jakarta, seperti dilansir NU Online, pada Rabu (11/10).

Menurut Romo Magnis, agama sudah seharusnya menjadi rahmat, yakni sebagai dukungan terhadap yang baik, dan bukan membuat takut. Oleh karenanya, ia mengharapkan semua orang yang beragama bisa menjalankan keagamaannya dengan aman dan terlindungi. “Bukan hanya agama kita sendiri tetapi juga orang dari agama lain,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Romo menyebutkan bahwa mendiang presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) merupakan tokoh yang bisa mengayomi semua pemeluk agama. Gus Dur melindungi semua umat beragama.

“Itu tentu contoh yang mencolok dulu hebat itu Gus Dur. Semua lari ke Gus Dur karena merasa terlindung pada Gus Dur. dan Gus Dur itu mewujudkan rahmatan bagi kami semua sebetulnya,” ungkap Direktur Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Filsafat Driyakarya itu. (Ar/NU Online)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL