Sumber: semaraknews.co.id

Bengkulu, Liputanislam.com– Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya menciptakan generasi muda khususnya anak-anak provinsi Bengkulu untuk menjadi generasi yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. Rohidin yakin bahwa generasi muda dengan semangat dan kesungguhan dapat meraih kesuksesan dan menciptakan peradaban maju.

Hal itu disampaikan Rohidin pada acara Sosialisasi Kuliah Mandiri ke Luar Negeri yang digelar Forum Dangau Datuk di Gedung Serba Guna (GSG) Sekretariat Provinsi Bengkulu, seperti yang dilansir semaraknews.co.id, pada Rabu (29/8).

“Ilmu itu merupakan barang ajaib. Ibaratnya kalau kita punya harta banyak kita akan repot untuk menjaganya. Tapi kalau punya ilmu banyak, dia (ilmu) yang akan mengamankan dan menjaga kita,” ungkap Rohidin yang merupakan lulusan terbaik UGM dan IPB tersebut.

Sementara Bupati Kaur periode 2010-2015 sekaligus penggagas Program Bintang Menjemput Bintang (BJB), Hermen Malik mengatakan bahwa generasi milenial khususnya anak muda Bengkulu harus melakukan konstruksi ilmu (contruction knowledge). Sebab, sekarang ini yang dibutuhkan bukan hanya menerima ilmu (transform knowledge).

“Jadi dengan program ini, anak-anak Indonesia khsusnya di Bengkulu harus bisa menkonstruksi yang dipelajari untuk pembangunan negeri ini,” ucapnya.

Menurutnya, model konstruksi ilmu sudah diterapkan di negara-negara Eropa. Misalnya, di Jerman dan Inggris, para pelajar disana saat ini lebih banyak melakukan penelitian atas beberapa ilmu yang didapat. Sehingga, ilmu-ilmu terapan yang berhasil dikolabirasikan menjadi pengetahuan baru untuk menciptakan faktor pendorong majunya teknologi dan peradaban.

Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana Sosialisasi Kuliah Mandiri ke Luar Negeri, Peri Sapran Ediwijaya mengatakan bahwa dalam acara tersebut pihaknya menghadirkan 5 orang mahasiswa terbaik Provinsi Bengkulu yang saat ini belajar di Jerman dan Inggris. “Program BJB memberikan kesempatan kepada putra – putri terbaik Provinsi Bengkulu dari berbagai latar belakang ekonomi untuk kuliah ke luar negeri,” ungkapnya.

“Lima orang anak-anak terbaik kita, telah membuktikan mereka mampu kuliah dan sekaligus berprestasi di kampusnya. Jadi tidak benar kita ini bangsa yang tidak cerdas, kita cerdas dan mampu bersaing. Kami yakin masih banyak anak-anak berpotensi di luar sana, dengan acara ini, semoga semakin banyak anak – anak kita yang kuliah ke luar negeri,” tambah sapran. (ar/Semaraknews).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*