Sumber: galamedianews.com

Bandung, Liputanislam.com– Ribuan santri dari Kecamatan Majalaya, Solokanjeruk, Paseh, Ibun, Ciparay, Pacet, Kertasari dan Baleendah mengikuti kegiatan jalan sehat dengan sarungan di alun-alun Majalaya, Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (18/11). Kegiatan jalan sehat ini diselenggarakan dalam rangka peringatan maulid Nabi Muhammad SAW  1440 H/2018.

Tokoh pesantren sekaligus Anggota DPR RI, Cucun Ahmad Syamsyurijal mengatakan bahwa jalan sehat ini sengaja menggunakan sarung untuk menguatkan kembali identitas santri dan masyarakat Indonesia. Menurutnya, kita harus bangga memakai sarung.

“Alhamdulillah, santri memakai produk mereka (sarung), mereka bangga terhadap sarung. Santri sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” ucapnya.

Apalagi Majalaya sendiri, lanjut Cucun, merupakan sentra sarung terbesar di Indonesia dan sarung dikenal sebagai identitas bangsa Indonesia. Oleh karena itu, jika kita mengalakkan kembali sarungan, maka produksi sarung Majalaya akan meningkat. “Ini (Majalaya) adalah kota produsen sarung untuk dunia, bukan hanya nasional,” ungkapnya.

Sementara Ketua PCNU Kabupaten Bandung, Asep Jamaludin berharap dengan adanya kegiatan ini dapat membangkitkan kembali semangat santri Indonesia. Peran para santri sangat besar bagi bangsa ini, terutama ketika keluarnya Resolusi Jihad 22 Oktober yang mengantarkan puncaknya perang 10 November di Surabaya. (ar/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*