MUhammad, messenger of godJakarta, LiputanIslam.com — Cendekiawan muda Nahdlatul Ulama Zuhairi Misrawi kembali mencuitkan lanjutan review dari film Muhammad: Messenger of God yang dibesut oleh sutradrara kawakan Iran, Madjid Majidi.

Berikut ini rangkaian kultwitnya:

Baca juga: Review Film “Muhammad: Messenger of God” oleh Zuhairi Misrawi

18. Film Muhammad: Messenger of God hasil kolaborasi antara Madjid Majidi sebagai sineas ternama di Iran dan ulama yang punya otoritas perihal biografi Nabi.

19. Saya terkesan peran Aminah, ibunda Nabi dalam film Muhammad: Messenger of God, karena mampu menggambarkan bagaimana ia menanamkan cinta pada diri Nabi.

20. Semua sosok utama dalam film Muhammad: Messenger of God sangat kuat: Abu Thalib, Abdul Muthallib, Aminah, dan khususnya Nabi di masa kecil.

21. Dalam film Muhammad: Messenger of God, yang paling ditunggu-tunggu publik adalah sosok Nabi. Sebab paham mayoritas ada larangan visualisasi Nabi.

22. Madjid Majidi dalam film Muhammad: Messenger of God memperlihatkan tangan Nabi saat lahir, seperti digambarkan dalam buku-buku biografi Nabi. Saya merinding.

23. Saat beranjak besar, bisa berjalan, Nabi digambarkan utuh. Semua terlihat badannya, termasuk rambutnya. Hanya wajah yang tidak terlihat.

24. Madjid Majidi sangat hati-hati mengakomodasi padangan kalangan Sunni yang cenderung melarang visualisasi Nabi.

25. Padahal menurut Madjid Majidi, sosok Nabi digambarkan sangat jelas dalam kitab-kitab klasik. Mestinya tidak ada larangan visualisasi

26. Menurut saya, Madjid Majidi sangat hati-hati, tapi justru kekuatan film Muhammad: Messenger of God ini terletak pada kepribadian Nabi yang sangat mulia.

27. Film Muhammad: Messenger of God ini mampu menggambarkan sosok Nabi, yang sejak kecil hidup bersama orang miskin, Halimatus Sakdiah, dan cinta orang miskin.

28. Saat budak kulit hitam disiksa, Muhammad kecil justru memberi makan mereka dan menjadi jaminan pembebasan. Nabi sejak kecil sudah mulia.

29. Di Film Muhammad: Messenger of God, kakek dan paman merupakan sosok yang penting. Jasa kedua sosok ini penting bagi pertumbuhan Muhammad di kemudian hari.

30. Menurut saya, Madjid Majidi menggambarkan narasi dalam film Muhammad: Messenger of God sesuai dengan kitab-kitab biografi Nabi.

31. Dari film Muhammad: Messenger of God ini, saya jadi tahu kepribadian Abdul Muthallib dan Abu Thalib. Khususnya Abdul Muthallib. Film ini sangat luar biasa.

32. Dalam film Muhammad: Messenger of God, Abu Thalib berjasa besar membesarkan dan melindungi Nabi. Ini fakta penting, bahwa Nabi dan pamannya sangat dekat.

33. Saat Nabi masih kecil, Abu Thalib mengasuh Nabi layaknya anak sendiri, karena saat itu ia masih belum mempunyai anak.

33. Film Muhammad: Messenger of God mengingatkan kita hubungan Nabi dengan pamannya. Ini pula kenapa Nabi menikahkan puterinya dengan Ali, putra Abu Thalib

34. Abu Bakar dan Umar ingin melamar Fatimah. Tapi Nabi memilih Ali. Saya bisa paham kenapa Nabi memilih Ali dari film ini.

35. Secara umum, film Muhammad: Messenger of God berhasil mengenalkan kita pada Nabi di masa kecil, fondasi kuat bagi perjalanan hidupnya sebagai utusan Tuhan.

36. Secara pribadi, saya melihat film Muhammad: Messenger of God wajib diputar di XXI agar kita tahu kepribadian Rasulullah Saw.

37. Jika kita ingin mencari titik-temu dan substansi Islam, maka kita harus kembali ke ajaran Rasulullah Saw. Film Muhammad: Messenger of God layak ditonton. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL