Sumber: timesjember.com

Banjar, LiputanIslam.com– Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banjar Jawa Barat, KH Mu’in Abdurrohim mengingatkan semua pihak akan bahaya hoaks. Menurutnya, orang yang mengabarkan berita bohong adalah teman iblis, karena pelaku penyebar hoaks pertama kali adalah iblis.

Demikian disampaikan Kiai Mu’in saat menyampaikan tausiyah di acara rutinan Shalawat Nariyah dan Maulid Al-Barjanzi di Masjid Al-Edros Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, pada Minggu (10/3) malam.

“Penyebar kabar bohong atau hoaks yang pertama adalah iblis, berarti jika ada orang yang menyebarkan kabar bohong adalah temannya iblis,” katanya.

“Sekarang kondisi dunia sedang demikian, maka kita jangan coba-coba menjadi temannya iblis, na’udzubillahimin dzalik. Tapi kita menjadi temannya Gusti Allah Swt, cinta kepada Rosulullah Saw dengan membaca shalawat dan memperbanyak membaca Laillaha illallah,” tegasnya.

Kiai Mu’in mengatakan bahwa maraknya hoaks saat ini bisa jadi karena banyaknya pihak yang tidak menyadari bahaya menyebarkan berita yang belum jelas kepastiannya, tanpa didasari tabayun atau klarifikasi terlebih dahulu. Oleh karena itu, ia meminta agar siapa pun yang menerima sebuah kabar yang belum jelas kebenarannya, agar tidak buru-buru menyebarkan kepada orang lain.

“Kalau ada kabar yang belum jelas jangan disebar. Lebih baik dihapus, sebab sekali kita menyebarkan kabar yang belum jelas, tidur kita akan mendapatkan dosa,” ucapnya. (aw/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*