Sumber: liputanislam.com

Blitar, LiputanIslam.com– Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ma’ruf Amin mengajak semua lapisan masyarakat Indonesia untuk terus meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya, kita harus terus selalu memupuk persatuan dan kesatuan diantaranya dengan meninggalkan perbedaan yang tidak prinsipil.

“Kita harus terus tingkatkan persatuan dan kesatuan kita umat Islam. Jangan karena ada perbedaan kita pecah. Soal beda jumlah rekaat terawih aja kita tingkar, Sholat terawih dengan 20 rokaat monggo. Mau 10 yo monggo. Semua baik, yang tidak baik mereka yang tidak terawih,” ucapnya acara halal bi halal kebangsaan di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, seperti dilansir NU Online, pada Rabu (4/7).

Kiai Ma’ruf mengingatkan bahwa saat ini bangsa Indonesia sedang terganggu oleh munculnya kelompok radikal. Ia menyebut dua jenis radikalis, yakni radikalis agama dan radikalis sekuler. Dua-duanya tidak cocok untuk Indonesia karena negara ini bukan negara agama juga bukan negara sekuler. “Untuk itu kita harus bersama-sama membendungnya,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengaku bangga dengan Pemkab Blitar yang telah menggelar halal bi halal kebangsaan. Menurutnya momennya sangat tepat. Selain, usai lebaran idul fitri. Acara dilaksanakan usai pelaksanaan Pilgub Jawa Timur. “Ini menjadikan mereka bersatu lagi setelah beda pilihan dalam pilgub dan hari ini saling bermaaf-maafan,” ungkapnya.

Dalam acara itu tampak hadir Bupati Blitar,H Riyanto, Ketua PCNU Kabupaten Blitar KH Masdain Rifai Ahyat dan Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha, serta masyarakat Blitar. (ar/NU Online).

 

 

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*