Sumber: damailahindonesiaku.com

Jakarta, Liputanislam.com– Kasubdit Kontra Propaganda Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kolonel Pas Sujatmiko mengatakan bahwa penyebaran paham radikalisme di lingkungan kampus masih cukup tinggi. Oleh karena itu, ia meminta semua pihak terkait baik dosen maupun mahasiswa agar tetap waspada dan tanggap terhadap hal-hal yang berbau radikal di kampusnya masing-masing.

“Penyebaran di lingkungan kampus sendiri saat ini sudah cukup tinggi. Untuk itu sebagai generasi calon pemimpin bangsa harus bisa mewaspadai dan mengidentifikasi terhadap lingkungan sekitarnya di kampus,” ucapnya di Universitas Trisakti, Jakarta, seperti dilansir gardanasional.id, pada Senin (10/9).

Menurut Sujatmiko, radikalisme dapat dilihat dari beberapa aspek, antara lain bersikap intoleran terhadap orang lain selain kelompoknya, fanatik terhadap paham, kaku atau tidak moderat, ekslusif dan cenderung bersikap anarkis.

Oleh karena itu, ia meminta para mahasiswa dan pihak perguruan tinggi dapat mengenali dan mengidentifikasi ciri ciri penyebaran paham radikalisme di lingkungan kampus. Dimana para penganut paham tersebut biasanya tidak menyukai sistem demokrasi, tertutup, dan tidak mau terbuka dengan pandangan lain apalagi terhadap yang beda keyakinan.

“Tolong perhatikan dengan baik, jangan sampai terpapar oleh paham yang disebarkan kelompok radikal yang berafiliasi ke ISIS dan sebagainya,” katanya.

Kemudian radikalisme, lanjut Sujatmiko, biasanya mudah mengkafirkan orang, ingin menegakkan hukum agama dengan mengganti dasar negara, dan melakukan kajian atau diskusi secara tertutup. “Nah kalau sudah menemui orang yang punya ciri ciri seperti itu patut diwaspadai, laporkan ke kami nanti kita ajak bicara,” tegasnya. (ar/gardanasional).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*