UKMDepok, LiputanIslam.com — Produk yang dihasilkan oleh kelompok Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia ternyata diminati oleh para pengusaha yang berada di kawasan Asia Pasifik dan Afrika. Terbukti, Sekitar 1.035 pengusaha dari 21 negara di kawasan ini meminta berbagai produk dan komoditas dari pengusaha UKM Indonesia. Untuk memfasilitasi permintaan tersebut, pelaksana fungsi ekonomi dari 23 perwakilan RI (KBRI/Konsulat) turut membantu menyediakan daftar permintaan produk dan komoditas yang diinginkan oleh pengusaha dari berbagai negara kepada pengusaha UKM Indonesia.

Pada kegiatan Desk Informasi Akses dan Peluang Bisnis di Depok, sekitar 100 pengusaha UKM Indonesia mendapatkan langsung daftar permintaan produk dan komoditas Indonesia dari para pengusaha berbagai negara. Para pelaksana fungsi ekonomi juga menawarkan bantuan perwakilan untuk memfasilitasi agar permintaan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pengusaha UKM.

Dikutip dari siaran pers Kementerian Luar Negeri hari ini, Minggu, 8 Februari 2015, Sekretaris Ditjen Asia Pasifik dan Afrika Sudirman Haseng menuturkan, kegiatan ini memberikan kesempatan emas bagi pengusaha UKM untuk berperan langsung dalam mendorong ekspor Indonesia. Selama ini perwakilan Indonesia di luar negeri banyak mengirimkan informasi permintaan produk dan komoditas oleh pengusaha setempat namun belum banyak dimanfaatkan karena pengusaha UKM belum tahu bagaimana menindaklanjutinya.

Kehadiran para pelaksana fungsi ekonomi dari perwakilan Indonesia di kawasan Asia-Pasifik dan Afrika akan membantu mendorong dan memfasilitasi pengusaha UKM untuk menindaklanjuti berbagai permintaan tersebut.

Dari laporan Detik, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menghargai upaya Kemenlu untuk menjangkau pengusaha kecil dan menengah dalam menjual produk dan komoditas Indonesia ke luar negeri. Diharapkan upaya seperti ini semakin sering dan berkesinambungan sehingga para pengusaha merasakan langsung bantuan dan fasilitas yang diberikan oleh para diplomat Indonesia di luar negeri.

Dalam kesempatan ini, sejumlah pengusaha dari KADIN Karachi (Pakistan) juga ikut berpartisipasi dan bertemu langsung dengan pengusaha UKM. Bahkan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga mengambil bagian untuk menawarkan jasa keuangan dalam membantu pembiayaan pengusaha UKM yang akan melakukan transaksi ekspor-impor.

Hingga saat ini, ekspor utama Indonesia ke kawasan Asia-Pasifik dan Afrika adalah produk furnitur, kerajinan tangan, minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya, barang konsumsi, produk turunan minyak bumi, bahan kimia, garmen, serat benang, kendaraan bermotor, serta hasil laut. Namun, produk-produk tersebut masih banyak diekspor melalui negara ketiga karena kurangnya promosi peluang pasar serta data dan informasi terkini mengenai perdagangan di kawasan Asia-Pasifik dan Afrika. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL