Sumber: genpi.co

Jakarta, LiputanIslam.com– Presiden Republik Indoensia Joko Widodo (Jokowi) menanggapi diluncurkannya Satelit Nusantara Satu yang langsung dari Stasiun Angkatan Udara Cape Caneveral, Florida, Amerika Serikat, pada Jumat (22/2) lalu. Menurutnya, dengan satelit Nusantara Satu itu, maka layanan internet akan menjangkau seluruh kepulauan Indonesia.

“Tepat pukul 8.45 (Jumat) pagi WIB kemarin, roket SpaceX Falcon 9 lepas landas ke angkasa dari Cape Canaveral Florida, Amerika Serikat, membawa Satelit Nusantara Satu milik Indonesia ke orbit bumi. Layanan internet dari satelit ini akan menjangkau seluruh kepulauan Indonesia,” tulisnya di akun twitternya @jokowi, seperti dilansir setkab.go.id, pada Minggu (24/2).

Direktur Utama PT. Pasifik Satelit Nusantara (PSN) Adi Rahman Adiwoso mengatakan, satelit Nusantara Satu ini akan mulai beroperasi pada bulan April 2019 mendatang. Adi berharap, satelit ini sebagai upaya dalam mengurangi kesenjangan jaringan komunikasi internet cepat di Tanah Air.

“Kebutuhan internet atau broadband sangat tinggi, kami memperkirakan ada 25 ribu desa yang tidak memiliki koneksi komunikasi internet memadai. Jadi, target kami untuk membantu mencakup mereka,” kata Adi sebelum proses peluncuran dilakukan.

Satelit Nusantara Satu ini akan disewa oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Hal ini sesuai dengan target BAKTI untuk memberikan fasilitas dan kebutuhan internet di wilayah yang tidak terjangkau kabel serat optik. BAKTI akan menggunakan layanan satelit PSN ini selama lima tahun ke depan sambil menunggu diselesaikannya Satelit Multifungsi Pemerintah yang ditargetkan selesai pada tahun 2023.

Sementara Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo, Anang Latif pada akhir Januari lalu menuturkan, penyediaan kapasitas satelit telekomunikasi  merupakan upaya menyediakan kapasitas satelit lebih awal sembari menunggu  konstruksi Proyek KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha) Satelit Multifungsi.

“Sembari menunggu penyelesaian Satria (Satelit Indonesia Raya) yang ditargetkan selesai 2020, kita menyediakan akses internet cepat untuk kebutuhan layanan pendidikan, kesehatan dan pertahanan keamanan dengan kerja sama ini,” ungkapnya. (aw/setkab).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*