Sumber: newssatu.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memerintahkan kepada para menteri dan pejabat setingkatnya untuk fokus dalam berkerja. Menurut Presiden, rakyat terus mengharapkan kerja keras pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan bangsa. hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senen (2/10).

“Kita bekerja saja, sudah. Sekali lagi, kita ingin terus menjaga keteduhan, ketenteraman, ketenangan, persatuan di antara kita dan di masyarakat,” ujarnya.

Presiden menjelaskan, bahwa penggunaan APBN 2018 akan lebih difokuskan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan kemiskinan. “Anggaran yang berkaitan dengan ini agar betul-betul diperhatikan dan ditambah,” ungkapnya.

Masalah pengangguran dan ketimpangan juga akan menjadi fokus kerjanya kedepan. “Yang berkaitan dengan pengangguran, nanti berkaitan dengan investasi dan yang lainnya. Berkaitan dengan ketimpangan. Saya kira mulai Oktober ini akan dimulai masalah utang sosial, masalah pembukaan bank wakaf mikro, arahnya harus ke arah-arah itu,” terang presiden.

Ia juga sampaikan tentang investasi. Presiden Jokowi berpesan agar seluruh kementerian dan lembaga, tidak mengabaikan inevstasi yang akan masuk. Soal perizinan juga harus menjadi perhatian pemerintah kementerian terkait.

“Jangan biarkan investasi, jangan biarkan investor, jangan biarkan pelaku-pelaku usaha ini ngomongnya terus-terus saya tanya wait and see. Artinya kalau ada masalah, ada problem, segera di kementerian-kementerian ini diselesaikan. Itu 60-70 persen itu ada di mereka. Tolong ini yang terkait dengan perizinan sekali lagi, yang berkaitan dengan investasi betul-betul kita perhatikan,” tegasnya.(Ar/Detik/KSP).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL