Sumber: persis.or.id

Jakarta, Liputanislam.com– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan segenap masyarakat Indonesia agar tidak mengorbankan persatuan hanya karena berbeda pilihan dalam pesta demokrasi. Menurutnya, negara ini dianugerahi oleh Allah SWT keberagaman, berbeda-beda, berwarna-warni, bermacam-macam agama, suku, adat, tradisi, dan bahasa daerah yang berbeda.

Hal itu disampaikan Presiden saat memberikan sambutan pada Pembukaan Muktamar Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam IX (Hima Persis), di Pondok Pesantren Persis Ustman Bin Affan, Cipayung, Jakarta Timur, pada Selasa (25/9).

“Inilah anugerah Allah yang diberikan kepada kita yang terus harus kita rawat dan kita jaga bersama-sama karena aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, aset terbesar bangsa ini ada kerukunan, persaudaraan,” ucapnya.

Presiden Jokowi mengaku bahwa dirinya selalu menyampaikan agar kita  bersama-sama menjaga ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama Islam) dan ukhuwah wathoniyah (persaudaraan sebangsa). “Kita jaga bersama-sama. Jangan sampai, harmoni yang telah berjalan lama, sinergi antar anak bangsa yang telah berjalan lama, kita menjadi kelihatan terpecah, terbelah gara-gara hanya pesta demokrasi setiap 5 tahun,” ujarnya.

“Rugi besar bangsa ini. Pilihan bupati menjadikan antar tetangga tidak saling menyapa, ada. Pilihan gubernur menjadikan antar teman tidak saling sapa, ada, banyak. Pilihan presiden juga sama, antar kampung gak saling menyapa, antar tetangga, antar teman, antar saudara tidak saling menyapa,” kata Presiden.

Berbeda pilihan bupati, boleh. Berbeda pilihan dalam memilih wali kota juga boleh. Berbeda pilihan dalam memilih gubernur juga boleh. Beda pilihan memilih presiden juga boleh, tidak ada yang melarang,” tambahnya. (ar/setkab).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*