Sumber: nu.or.id

Banda Aceh, LiputanIslam.com– Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Banda Aceh, Akmaludin mengatakan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya belajar di kelas atau kampus. Menurutnya, keterlibatan dan pengalaman dalam berorganisasi juga diperlukan ketika nanti sudah terjun langsung di lingkungan masyarakat.

“Pasalnya, setelah lulus di bangku perkuliahan mahasiswa akan dihadapkan dan dilibatkan pada persoalan lingkungan di masyarakat,” ujarnya pada kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) PC PMII Kota Banda Aceh di Aula Gedung Pemuda Aceh, pada Sabtu (28/10).

Menurut Akmaludin, tugas mahasiswa selain mengawasi setiap kebijakan pemerintah, juga harus bisa terjun langsung ke masyarakat bersama-sama aktif melakukan pendidikan menuju perubahan yang lebih baik. Melalui kegiatan Mapaba, lanjutnya, diharapkan para mahasiswa memahami posisi dan tugasnya.

“Mapaba bertujuan memberikan pembekalan kepada mahasiswa yang akan bergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), diharapkan mampu memberikan pemahaman terhadap mahasiswa terhadap tugas dan fungsinya,” ucap Akmaludin.

Mapaba kali ini mengangkat tema “Melahirkan kader Muda yang Bertakwa dan professional”  dengan diikuti oleh 83 orang calon kader. Tetapi setelah di lakukan screening test tersaring 43 orang peserta yang bekomitmen menjadi kader PMII Banda Aceh dan akan mengikuti setiap tahapan kaderisasi hingga akhir. (Ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL