Sumber: nu.or.id

Jakarta, Liputanislam.com– Direktur Said Aqil Siroj Institute (SAS Institute), M Imdadun Rahmat mengatakan bahwa pesta demokrasi yakni pemilihan umum (Pemilu) semestinya disambut dengan kegembiraan. Bukan justru sebaliknya dengan ujaran kebencian dan ketakutan. Sebab, namanya saja pesta, yakni harus disambut dengan senang dan santai.

Hal itu disampaikan Imdadun Rahmat di Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta Pusat, pada Jumat (4/1).

“Mestinya, berpemilu itu disambut dengan riang gembira. Orang pesta itu kan santai, senang, tidak bertegang-tegang, tidak mengumbar kemarahan dan kebencian, ketakutan. Kalau kebencian yang timbul, ini anomali, melenceng dari yang semestinya,” ucapnya.

Menurutnya, masyarakat sudah mulai melek media sosial, namun masyarakat perlu meningkatkan kekritisannya terhadap pihak-pihak yang ingin mengubah pesta itu menjadi ketegangan.”Kita bersyukur masyarakat mulai melek internet dan media sosial, sudah mulai belajar dalam menggunakan media sosial dengan baik,” ungkapnya.

Ketegangan yang selama ini terjadi bisa saja bagian dari strategi politik yang sedang dimainkan oleh pihak-pihak yang mendapatkan keuntungan. Sebab itu, kekritisan menjadi keharusan dimiliki masyarakat. Setiap informasi yang didapat kritisi dan dicek kebenarannya. Sebab, hal itu penting agar tidak termakan hoaks dan ikut menyebarkannya.

“Suasana tegang itu bisa jadi strategi politik yang sedang dimainkan. Makanya kembali kepada masyarakat lagi akan menjadi korban dari pelaku sandiwara politik atau kritis. Kalau masyarakat menjadi korban, ya para penyebar hoaks semakin semangat, tapi kalau masyarakat menunjukkan kekebalannya terhadap informasi yang hanya membuat kebencian dan kemarahan nanti akan membuat mereka berhenti,” terangnya.

Imdad juga meminta penyelenggara negara dan aparat agar tegas menegakkan hukum terhadap pembuat dan penyebar hoaks. “Hukum mesti ditegakkan dari sisi kewenangan mereka untuk mendiskualifikasi para kontestan pemilu,” tandasnya. (ar/NU Online).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*