Sumber: wartakota.co

Jakarta, Liputanislam.com– Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008-2013, Mahfud MD mengatakan bahwa momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya dijadikan spirit memperjuangkan kemuliaan Islam. Memperjuangkan Islam melalui substansinya, bukan hanya formalistik simbolik.

“Mengambil hikmah dari Maulid Nabi, mari kita perjuangkan kemuliaan ajaran Islam melalui substansi dan tujuan-tujuan syar’i-nya,” ujar Mahfud di akun twitternya, seperti dilansir NU Online Jakarta, pada selasa (20/11).

Al’ibrah fil Islaam bil jawhar, laa bil madzhar, patokan perjuangan dlm Islam adalah substansi dan maksud syar’i-nya, bukan formalitas simboliknya,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Mahfud MD juga mengingatkan semua pihak untuk tidak memprovokasi dan terprovokasi peringatan maulid nabi dengan isu bid’ah. Beberapa tahun lalu, beberapa golongan dengan getolnya menebarkan pemahaman bahwa maulid nabi adalah bid’ah. Kelompok ini beralasan peringatan maulid nabi tersebut tidak pernah dilakukan di zaman Nabi Muhammad.

“Jangan memprovokasi dengan isu bid’ah. Itu sudah kuno dan tidak laku untuk didiskusikan. Muhammadiyah pun sekarang sudah tak lagi ribut dengan isu bid’ah. Itu tak menarik lagi untuk dibahas. NU & Muhammadiyah sekrang sama-sama menghadapi radikalisme,” tegasnya. (ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*