Sumber: id.wikipedia.org

Tangerang Selatan, Liputanislam.com– Direktur Islam Nusantara Center (INC), A Ginanjar Sya’ban mengungkapkan bahwa didirikannya perguruan tinggi atau Universitas Al-Azhar khusus perempuan (Kulliyatul Lil Banat) di Kairo Mesir terinspirasi dari berdirinya Sekolah Diniyah Putri di Padang Sumatera Barat.

“Al Azhar khusus untuk perempuan ilhamnya dari Kulliyatul Muallimat Al Islamiyyah Minang,” ujar Ginanjar di Sekretariat INC, Tangerang Selatan, seperti dilansir NU Online, pada Minggu (19/11).

Menurutnya, sekolah diniyah khusus perempuan atau Kulliyatul Muallimat Al Islamiyyah di Ranah Minang tersebut didirikan oleh Syekhah Hajjah Rangkayo Rahmah El Yunusiyah. Rahmah El Yunusiyah sendiri merupakan  ulama perempuan asal Padang Panjang, Sumatera Barat.

Ginanjar menjelaskan, pada tahun 1955 Grand Syekh Al Azhar Abdurrahman Taj berkunjung ke kota Padang. Abdurrahman Taj melihat Sekolah Diniyah Putri yang dikelola oleh Rahmah El Yunusiyah tersebut berjalan dengan baik dan tertib. Kemudian setelah satu tahun kunjungannya ke Padang, Abdurrahman membangun universitas Al Azhar khusus untuk perempuan.

“Sebelum Grand Syekh nya berkunjung ke Minang. Al Azhar itu khusus laki-laki, tidak ada untuk perempuan,” ungkapnya.

Syekhah Hajjah Rangkayo Rahmah El Yunusiyah lahir pada 29 Desember 1900 di Nagari Bukit Surungan, Padang Panjang. Ia wafat pada  26 Februari 1969 (usia 68 tahun). Rahmah El Yunusiyah mendirikan Sekolah Diniyah Putri pada 1 November 1923 yang tercatat sebagai sekolah agama Islam perempuan pertama di Indonesia. sementara gelar “Syaikhah” merupakan gelar kehormatan yang diberikan oleh Universitas al-Azhar kepada Rahmah El Yunusiyah. (Ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL