Sumber: radarbone.fajar.co.id

Manokwari, LiputanIslam.com– Bupati Kabupaten Manokwari Papua Barat, Demas Paulus Mandacan mengatakan bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) yakni Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada April 2019 mendatang harus disikapi dengan bijak. Menurutnya, momentum Pemilu tidak boleh merusak dan memecah-belah persaudaraan.

Hal itu disampaiakn Demas Paulus usai ibadah HUT Pekabaran Injil (PI) di Manokwari, Papua Barat, seperti dilansir wartaplus.com, pada Kamis (7/2).

“Jadi, Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden maupun Legislatif dikembalikan kepada pilihan hati nurani rakyat. Sebab, rakyat yang menentukan siapa pemimpin mereka 5 tahun mendatang,” ujarnya.

Menurut Demas, agar masyarakat semakin cerdas dalam menentukan pilihannya, maka saat ini harus diberikan pendidikan politik. “ Kalau pendidikan politik tidak baik, maka pilihan rakyat juga akan salah,” ucapnya.

Sementara Presiden Jokowi beberpa waktu lalu selalu mengingatkan masyarakat agar menjaga persaudaraan sesama bangsa Indonesia. “Kita harus bijaksana, pilihan politik boleh beda -beda, karena hidup di negara demokrasi. Tetapi, ukhuwah insaniyah (persaudaraan kemanusiaan) dan ukhuwah wathoniyah (persaudaraan kebangsaan) harus dijaga hingga akhir hayat,” ungkapnya. (aw/wrtaplus).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*