Sumber: antaranews.com

Jakarta, Liputanislam.com– Ketua Pimpinan Pusat (PP Muhammadiyah) Bidang Pustaka dan Informasi, Prof Dadang Kahmad mengingatkan semua pihak agar dapat menjaga etika berpolitik dan kondusifitas dalam mengahadapi Pemilihan Umum (Pemilu) April 2019 mendatang. Pemilu dan media sosial (Medsos) hendaknya dijadikan untuk menguatkan persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa, dan bukan justru menimbulkan perpecahan dan permusuhan.

“Walaupun pilihan politik berbeda, tidak menebar pertentangan dan permusuhan satu sama lain,” ucapnya di Jakarta, pada Selasa (15/1).

Menurutnya, dengan medsos seharusnya mempererat rasa kemanusiaan dan empati, bukan justru malah menafikannya. Semua elemen bangsa hendaknya semakin cerdas, dewasa, bijak, dan beretika mulia dalam bermedia sosial.

Pada kesempatan itu, Dadang juga meminta kader Muhammadiyah agar memahami prinsip, kepribadian, dan khittah organisasi tersebut. Tujuannya, agar segenap warga Muhammadiyah tidak hanyut terbawa arus politik praktis, apalagi yang tega menyebarkan benih konflik dan kebencian terhadap pribadi.

“Anggota dan kader Muhammadiyah harus menunjukkan rasa memiliki Muhammadiyah. Jangan karena politik malah menegatifkan Muhammadiyah,” ujarnya. (ar/republika).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*