Pecatur putri nasional Irene Kharisma Sukandar pada turnamen catur Grand Master Mahasiswi Moskow Terbuka 2015/indopos

Pecatur putri nasional Irene Kharisma Sukandar pada turnamen catur Grand Master Mahasiswi Moskow Terbuka 2015/indopos

Jakarta, LiputanIslam.com – Mengukir prestasi kini bukan lagi monopoli kaum Adam meskipun harus bertarung di kancah Internasional. Kartini-Kartini Indonesia sudah banyak yang menelurkan prestasinya di tingkat dunia, salah satunya adalah pecatur putri nasional Irene Kharisma Sukandar yang mampu meraih prestasi dalam ajang turnamen catur Grand Master Mahasiswi Moskow Terbuka 2015.

Mewakili Indonesia, Irene, yang merupakan mahasiswi jurusan Sastra Inggris Universitas Gunadarma, sukses menyabet gelar juara. Mengalahkan sembilan mahasiswi peserta lainnya, yang berasal dari Rusia, Hongaria, Kazakstan, Azerbaijan, Polandia, dan Mongolia.

Dilansir dari siaran pers pada Rabu (11/2), Irene menyelesaikan turnamen yang berlangsung pada 31 Januari – 8 Februari di urutan teratas setelah mengumpulkan poin 7 ½ hasil dari enam kali menang dan tiga remis, seperti dikutip dari Indopos.co.id.

“Berkat kemenangannya tersebut, Irene berhak atas penambahan elo rating sebanyak 18 poin, menjadi 2.410, dan prize money senilai 80 ribu rubel atau setara USD 1.200,” tulis tim Humas Pengurus Besar (PB) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi).

Sementara itu, pada Turnamen A-Men’s Cup of Russia Stage, dua wakil Merah Putih, GM Megaranto Susanto dan FM Ali Muhamad Lutfi, gagal mengikuti jejak prestasi Irene. Megaranto finis di urutan ke-17 dengan jumlah poin 6 ½ (hasil dari empat kali menang dan lima remis), sedangkan Lutfi berada di peringkat 146, dengan jumlah poin 4 (hasil dari dua kali menang, empat remis, dan tiga kali kalah).

Dari luar hasil turnamen, Universitas Gunadarma dan Russian State Social University (RSSU), menyepakati General Agreement on Cooperation terkait pengembangan olahraga catur. Dokumen yang berlaku selama lima tahun tersebut menjadi landasan kedua universitas untuk melakukan kegiatan kunjungan pelatih dan wasit catur, pertukaran pecatur antar universitas, pertukaran metode dan bahan pelatihan, serta penyelenggaraan bersama (joint hosting) kompetisi atau lokakarya catur. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL