Sumber: imgrum.org

Purwakarta, Liputanislam.com– Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Musthofa Aqil Siroj menyampaikan amanat para kiai sepuh NU untuk para kiai muda NU. Amanat itu ialah agar para kiai muda NU tidak lupa membacakan surat Al-Fatihah untuk para ulama penulis kitab.

Menurut kiai Musthofa Aqil, keberkahan Allah SWT akan turun untuk mereka yang bertawassul melalui para ulama. Hal itu ia sampaikan pada penutupan Forum Bahstul Masail Pra-Munas NU 2017 di Pesantren Al-Muhajirin 3, Kabupaten Purwakarta, seperti dilansir NU Online, pada Senin (13/11).

“Setiap baca kitab, istidlal, istinbath, muthalaah, atau bahtsul masail, kontak muallif (penulis kitab) karena masih ada keberkahan tersisa di sana,” tuturnya.

Kiai Musthofa menegaskan bahwa kirim Surat Al-Fatihah untuk para ulama merupakan pesan yang selalu diulang oleh para kiai sepuh NU. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya tawassul dengan para ulama. “Ini adalah amanah yang selalu dipesan para kiai dan guru-guru sepuh NU,” ungkapnya.

Pada Forum Bahtsul Masail pra-Munas NU 2017 tersebut, tampak hadir Rais Syuriyah PBNU KH Musthofa Aqil Siroj, Katib Syuriyah PBNU KH Mujib Qaliyubi, Katib Syuriyah PBNU KH Nurul Yaqin, Wasekjen PBNU H Andi Najmi, Rais Syuriyah PWNU Jawa Barat Ajengan M Nuh Ad-Dawami, Katib Syuriyah PWNU Jabar KH Usamah Mansur, dan Pengasuh Pesantren Al-Muhajirin KH Abun Bunyamin. (Ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL