Sumber:Nu Online

Demak, LiputanIslam.com—Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama, KH Said Aqil Siroj, mengatakan bahwa jargon Hubbul Wathon Minal Iman merupakan salah satu bentuk upaya mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jargon itu muncul sejak KH Hasyim Asy’ari mengeluarkan fatwa ketika menerima utusan presiden Soekarno berkaitan dengan hukum membela dan mempertahankan bangsa dan negara dari penjajah. Hal itu disampaikan KH Said Aqil saat memberikan tausiyah di Masjid Agung Demak, pada hari Sabtu (11/3).

“Ketika mbah Hasyim menerima ajudan presiden Soekarno mengenai hukum warga membela bangsanya, beliau menjawab dengan tegas, fardu ain (tidak boleh tidak) dan saat itulah mbah Hasyim berfatwa atau mengeluarkan jargon hubbul wathon minal iman. Ini bukan hadis tapi fatwa Mbah Hasyim,” ujarnya.

Menurut Said Aqil, kita bangsa Indonesia patut bersyukur karena memiliki ulama yang punya rasa nasionalis yang tinggi, sekaligus memiliki pemimpin pemerintahan yang berpemahaman agama yang kuat. Hal seperti ini tidak dipunyai oleh negara lain. Ia mencontohkan, kawasan Timur Tengah yang saat ini berantakan karena para ulamanya tidak mempunyai sifat nasionalis yang tinggi dan pemerintahan yang berjalan lebih cenderung mementingkan dirinya sendiri.

“Kita patut bersyukur karena ulama dan kyai  kita mempunyai jiwa nasionalis yang kuat, para pemimpinnya punya jiwa nasionalis dan agamis yang menyatu. Negara lain tidak mempunyai hal semacam ini,” tegasnya.

Said Aqil menambahkan, bahwa dari dulu hingga sekarang para ulama dan kyai tidak diragukan lagi telah ikut andil membangun bangsa ini. Maka sudah sepatutnya pemerintah dan ulama secara bersama-sama terus membangun integritas dan karekter bangsa. “Dari dulu hingga sekarang, kyai dan ulama punya andil besar untuk bangsa ini. Makanya NU siap melakukan kerjasama dengan pemerintah untuk kesejahteraan rakyat,” tambah kyai Said. (fd/Nu Online)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL