Sumber: republika.co.id

Purwokerto, LiputanIslam.com– Pengasuh Pondok Pesantren Rubat Mbalong Ell Firdaus Tambaksari Cilacap, KH Ahmad Hasan Mas’ud menyatakan bahwa ponpesnya saat ini sedang menyiapkan para santrinya menjadi pelaku wirausaha. Menurut Kiai Ahmad Hasan, para santri tidak hanya dibekali ilmu-ilmu agama, tetapi juga diberi keterampilan bidang ekonomi. Hal itu ia sampaikan pada acara diskusi “Pesantren Membangun Kemandirian Ekonomi” di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Jum’at (22/9).

“Kemandirian secara ekonomi bahwa pesantren adalah miniatur masyarakat sehingga mempersiapkan santri-santri ke depan sehingga ketika pulang dari pesantren, di samping menjadi satu barometer dalam berikhtiar ibadah kepada Allah juga menggagas apa yang menjadi tantangan-tantangan hidupnya di dunia,” ucapnya.

Kiai Hasan menjelaskan, ponpesnya memberikan keterampilan dan pemberdayaan bagi santri, seperti dalam bidang pertanian, peternakan, perikanan, serta kewirausahaan. Juga pembuatan sandal “Kenthir” dan budi daya jamur tiram. Menurutnya, hal itu sesuai dengan konsep “Jadikan siangmu untuk membuat kehidupan ekonomi dan jadikan malammu untuk bersyukur kepada Allah SWT”.

“Pada malam harinya pemberdayaan santri melalui pengajian dan disiplin ilmu-ilmu agama yang lain,”terangnya.

Selain itu, lanjut Kiai Hasan, Pihaknya juga mengajarkan keterampilan pertukangan sebagai bekal bagi santri setelah keluar dari pondok. “Alhamdulillah, salah seorang santri kami yang berasal dari Palembang, sukses menekuni usaha pertukangan setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren dan kembali ke kampung halamannya,” tuturnya. (Ar/Republika).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL