Sumber: beritahati.com

New York, LiputanIslam.com– Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI), Retno Marsudi mengatakan bahwa perampasan aneksasi  atas wilayah Palestina terus berlangsung secara  tidak manusiawi. Penghancuran rumah dan pengusiran rakyat Palestina oleh Israel terus terjadi. Oleh karena itu, Menlu meminta semua negara harus menentang hal tersebut.

“Kekerasan otoritas dan para pendatang (settlers) Israel juga semakin meluas, termasuk penutupan pintu gerbang Masjid Al-Aqsa,” ucapnya pada forum United Nations (UN) Forum on Palestine, di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, seperti dilansir setkab.go.id, pada Sabtu (6/4).

Menlu Retno menegaskan bahwa Indonesia akan selalu bersama Palestina. Palestina adalah prioritas Indonesia. Saat ini Indonesia telah meningkatkan bantuan untuk lembaga pengungsi PBB (UNRWA) serta meluncurkan program peningkatan kapasitas untuk rakyat Palestina. “Indonesia juga akan menyelenggarakan pertemuan khusus tentang Palestina saat Presidensi di DK PBB bulan Mei 2019,” ujarnya.

Menlu menyerukan agar komunitas internasional meneruskan bantuan kemanusiaan yang selama ini menopang kehidupan masyarakat Palestina. Menlu Retno juga meminta agar negara-negara anggota PBB tidak memindahkan kedutaannya ke Jerusalem serta menghormati berbagai resolusi DK PBB terkait penyelesaian isu Palestina.

“Saat ini, Palestina dan kekuatan penjajah tidak berada pada posisi yang sama. Merupakan tanggung jawab komunitas internasional untuk mengangkat posisi Palestina dan melindungi hak-hak rakyat Palestina,” tegasnya.

Sementara Permanent Observer Palestina untuk PBB, Riyad Mansour dalam pidatonya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah dan masyarakat Indonesia. “Indonesia adalah sahabat baik Palestina. Terima kasih atas segala upaya yang telah dilakukan Indonesia guna memajukan isu Palestina di forum PBB,” ungkapnya. (aw/setkab).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*