Sumber: nu.or.id

Brebes, LiputanIslam.com– Istri Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Nyai Hj Sinta Nuriyah Wahid mengajak masyarakat dan semua kalangan untuk menguatkan dan mempererat persatuan dan kesatuan. Menurut Nyai Sinta, sudah lebih dari satu dasawarsa ini dirinya tanpa lelah berkeliling ke berbagai daerah untuk merajut kebersamaan antar sesama anak bangsa.

Demikian hal itu disampaikan Nyai Sinta pada acara buka puasa bersama yang mengusung tema “Dengan berpuasa kita padamkan kobaran api  kebencian dan hoaks” di Pendopo II Bupati Brebes, Jawa Tengah (Jateng), pada Selasa (14/5).

Dirinya setiap Ramadhan sahur dan buka puasa bersama kaum dhuafa, mulai dari kuli bangunan, tukang becak, mbok-mbok bakul, pemulung, pengamen, anak jalanan, dan yang lainnya. “Kadang saya sahur atau buka bersama di kolong jembatan, di tengah pasar, di dekat terminal, di dekat stasiun kereta api, di tengah alun alun, dan tempat tempat lainnya,” ucapnya.

Nyai Sinta menilai, momen buka dan sahur bersama sebagai cara mempererat tali persaudaraan dan saling hormat, menyanyangi, bertoleransi satu sama lainnya.”Saya sadar, sebagai orang Indonesia, anak bangsa Indonesia yang tinggal di Indonesia, punya semboyan Bhineka Tunggal Ika,” katanya.

Sementara Wakil Bupati Brebes, Narjo mengajak semua untuk menguatkan moralitas dan akhlak, sehingga mampu membentengi segala kemaksiatan dan kemungkaran.”Berbuatlah kasih sayang dengan sesama, kuatkan persaudaraan yang baik dan harmonis, meski penuh tantangan. Kobarkan terus semangat guyub, rukun, dan gotong royong,” ungkapnya. (aw/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*