Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengadakan silaturahim di gedung PBNU, Jakarta, seperti dilansir NU Online pada Sabtu (24/3). Kedua pimpinan ormas terbesar di Indonesia itu saling bertukar pikiran dalam membahas berbagai isu kebangsaan. Salah satunya adalah tentang komitmen pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj menegaskan bahwa sudah menjadi kewajiban setiap warga negara termasuk NU dan Muhammadiyah menjaga bangsa ini. “Keutuhan NKRI bukan hanya keutuhan geografi, bukan hanya keutuhan wilayah, tapi juga keutuhan budaya,” tegasnya

Kiai Said menyatakan bahwa bahwa bangsa Indonesia harus bangga akan budayanya. Ia mencontohkan beberapa kiai, seperti Gus Dur, Gus Mus, Habib Quraish Shihab, Prof Said Agil Munawwar, dan Mbah Maimoen belajar ke negara Arab tetapi pulangnya membawa ilmu, tidak dengan budayanya.

“Silakan belajar ke Australia kayak Pak Mukti (Sekretaris Jenderal PP Muhammadiyah), tapi pulang harus bawa teknologi dan ilmu saja. Jangan bawa budaya,” ujarnya.

Budaya bangsa Indonesia, lanjut dia, lebih mulia dan lebih bermartabat. Ia mencontohkan di Arab, adik memanggil kakak tidak dengan sebutan penghormatan seperti Mas atau Kang. Pun istri kepada suami. Mereka menyapa dengan namanya  “Belum lagi, kita lagi sujud, mereka biasa saja melangkah di atas kepala kita,” ucapnya.

Sementara Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengungkapkan bahwa Indonesia bukan sekadar fisik.”Indonesia bukan fisik. Indonesia juga bukan instrumen yang vakum. (Pancasila) di situ ada jiwa, ada pikiran, ada cita-cita di mana bangunan Indonesia diletakkan,” ujarnya.

“Indonesia eksis ketika nilai-nilai dan cita-cita kebangsaan yang diletakkan oleh pendiri bangsa itu tetap lengkap menjadi alam pikiran, menjadi jiwa. Jadi, selama tiga hal tersebut terpenuhi, insyaallah kita akan tetap eksis,” tambahnya. (ar/NU Online).

 

 

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*