Sumber: erhaje88.com

Surabaya, Liputanislam.com– Pimpinan Wilayah Aswaja NU Center Jawa Timur (Jatim) menggelar Kajian Islam Ahlussunnah wal Jamaah atau Kiswah tentang fikih kebangsaan di mushalla PWNU Jawa Timur. Kajian yang membedah buku Fikih Kebangsaan; Merajut Kebersamaan di Tengah Kebhinekaan tersebut diadakan di Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (17/2).

Editor buku Fikih Kebangsaan sekaligus yang menjadi narasumber kajian, Ustadz Ahmad Muntaha, AM mengatakan bahwa buku itu membahas sejumlah persoalan yang kerap diperbincangkan khalayak umum, serta menjadi perdebatan masyarakat. “Meskipun tidak terlampau tebal yakni hanya seratus halaman, buku ini termasuk istimewa,” ungkapnya.

Menurutnya, buku karya Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL) tersebut mengangkat ide-ide keislaman dan kebangsaan secara ideal, sebagaimana sikap keistiqamahan khas para kiai NU dan pesantren. Buku itu menyajikan nilai-nilai kebersamaan dan keharmonisan antar sesama anak bangsa.

“Menjaga gereja yang dilakukan dengan misi mengamankan stabilitas negara serta menjaga keharmonisan sosial bukan termasuk upaya membantu kemaksiatan atau i’anah ‘ala al-ma’shiyyah,” ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa kehadiran buku fikih kebangsaan itu kian mengukuhkan keberpihakan Pesantren Lirboyo Kediri dan juga mayoritas pesantren NU di Tanah Air terhadap komitmen yang kuat untuk menjaga dan merawat empat pilar bangsa: Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.

“Dari hasil bahtsul masail kemudian berlanjut hingga beberapa kali pertemuan internal yang dihadiri sejumlah masyayikh dan alumni senior untuk menyempurnakan, hingga pada akhirnya tersusunlah buku ini,” terangnya. (Ar/NU Online).

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*