Sumber: nu.or.id

Malang, LiputanIslam.com– Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH M. Tholhah Hasan menyatakan bahwa NU berada di garda terdepan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebagai organisasi yang didirikan para ulama, NU telah memberikan kontribusi besar dalam mengawal persatuan dan kesatuan NKRI melalui kepemimpinan, keteladanan dan perjuangan para ulamanya selama ini.

“NU, harus diakui, selalu berada di garda terdepan dalam mengawal perjalanan bangsa selama ini. Hal ini ditunjukkan melalui kepemimpinan dan kepeloporan para ulama NU dalam mengawal NKRI,” katanya di Malang, Jawa Timur, seperti dilansir NU Online, pada Rabu (13/12).

Menurutnya, NU telah berjuang sejak awal untuk bangsa ini. “Dalam kasus Resolusi Jihad misalnya, Hadratussyekh KH Hasyim Asyari mengeluarkan maklumat tersebut sehingga kaum santri dan segenap elemen masyarakat di Surabaya saat itu tergerak untuk melawan dan mengusir para penjajah,” jelasnya.

Maklumat tersebut, lanjut Kiai Tholhah, muncul melalui  kesadaran diri seorang ulama besar KH Hasyim Asyári yang lebih banyak mendasarkan kecerdasan spiritual (rohani) dalam memimpin. “Kepemimpinan spiritual yang ditunjukkan Mbah Hasyim (KH Hasyim Asy’ari) selalu menjalankan kekuasaannya berdasar hati nurani. Dan model kepemimpinan spiritual Mbah Hasyim ini seharusnya menjadi rujukan bagi setiap pemimpin di negeri ini,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa kepemimpinan spiritual KH Hasyim Asy’ari tercermin melalui perilaku hidup bagaimana  “Mbah Hasyim  mengatasi persoalan makna dan nilai hidup, menempatkan perilaku dalam konteks makna secara lebih luas.” Ucapnya.

Kiai Tholhah menambahkan, kecerdasan spiritual sangat diperlukan, apalagi bagi para pemimpin bangsa ini. “Mereka yang memiliki kecerdasan spiritual bersikat fleksibel, memiliki refleksi tinggi, kesadaran diri, kemampuan kontemplasi tinggi, berfikir secara holistik, berani menghadapi penderitaan,berani melawan arus,” terangnya.

“Kecerdasan spiritual bisa dilatih dengan selalu berusaha ikhlas, mendekatkan pada Tuhan dan selalu bersyukur akan segala nikmat yang telah diberikan pada kita,” tuturnya. (Ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL