Sumber: nu.or.id

Tangsel, LiputanIslam.com– Ketua Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (PP Muslimat NU), Hj Nurhayati Said Aqil Siroj menyatakan bahwa Muslimat NU merupakan wadah perjuangan bagi perempuan Islam yang berpaham Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.  Muslimat NU terus berupaya memberikan yang terbaik untuk bangsa Indonesia.

“72 tahun, sebuah usia yang panjang untuk memberi warna dalam perjalanan bangsa ini,” ucapnya pada acara Harlah ke-72 Muslimat NU di Pondok Cabe Tangerang Selatan, pada Rabu (11/4).

Nurhayati mengatakan bahwa Muslimat NU terus berkiprah dan berkontribusi dalam mewujudkan kondisi bangsa Indonesia yang lebih baik dan sejahtera.  Program-program yang dicanangkan Muslimat NU selalu mengarah kepada upaya pemberdayaan masyarakat, utamanya perempuan, mulai dari bidang agama, ekonomi, kesehatan, sosial, advokasi hingga pendidikan.

Menurutnya, Muslimat NU juga ikut serta dalam pembangunan bangsa. Baik melalui kader-kadernya yang ada di jajaran pemerintahan atau pun yang ada di luar. “Muslimat NU sangat peduli pada permasalahan bangsa,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia menyebutkan ada empat tantangan yang dihadapi Muslimat NU pada saat ini. Pertama, keagamaan. Beberapa tahun terakhir muncul kelompok-kelompok keagamaan yang bertentangan dengan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Kedua, narkoba. Ibu-ibu Muslimat NU diharapkan bisa menjaga generasi muda dari ancaman obat-obatan terlarang itu.

Ketiga, dunia maya. Di satu sisi, internet memiliki manfaat yang banyak, tapi di sisi lain juga membahayakan. Misalnya, pornografi dan hoaks yang banyak merugikan dan merusak generasi muda Indonesia. “Keempat, kemiskinan. Masih banyak warga Indonesia yang belum sejahtera,” jelasnya. (ar/NU Online).

 

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL