Sumber: nu.or.id

Kebumen, Liputanislam.com– Mursyid Tarekat Syadziliah sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Sumberadi, Sumolangu, Kebumen, Jawa Tengah KH Musaffa’ Ali wafat, pada Rabu (14/11). Kiai Musaffa’ menghembuskan nafas terkahirnya di Rumah Sakit Sarjito Yogyakarta  sekitar pukul 00:30 WIB.

Seperti dilansir inikebumen.net pada Rabu (14/11), Kiai Musaffa’ tutup usia pada 76 tahun. Sebelum dimakamkan di Pemakaman Keluarga di Komplek Masjid Banyumudal di belakang Makam Syaikh Ibrahim asmoroqondi Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen, ribuan warga turut mensalatkan almarhum. Bahkan salat jenazah digelar hingga seratus kali.

KH Musaffa’ Ali adalah putera menantu Asyekh Thoifur Sumolangu. Kemursyidan tarekat diamanahkan kepada KH Musyaffa’ Ali dan isterinya yaitu putri dari Asyekh Thoifur bernama Hj Sakhiyyah Asna Furaida Thoifur.

Kia Musaffa Ali adalah mursyid Tarekat Syadziliyyah yang menurut data di daftar buku keanggotaan pada tahun 2017 tercatat memiliki 40.000 jamaah. Sebanyak 15.000 jamaah berada di Kabupaten Kebumen dan 25.000 tersebar di seluruh pelosok negeri seperti Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Palembang.

Salah tokoh NU Magelang, Kiai Muhadi mengenang Kiai Musaffa’ sebagai pribadi yang baik dan disegani masyarakat. Ia menyebut Kiai Musaffa’ sebagai orang yang ahli husnudhan atau suka berprasangka positif. (NU Online/inikebumen).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*