Sumber: kompasiana.com

Sampang, LiputanIslam.com– Mursyid Tarekat Naqsabandiyah, KH Ahmad Ja’far Abdul Wahid Qs meminta masyarakat Indonesia usai Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 untuk bersama-sama saling memaafkan, menjaga kedamaian, dan menjaga persatuan. Setelah melalui rangkaian Pemilu yang panjang, mulai dari kampanye hingga pencoblosan, sekarang menurutnya hasilnya kita pasrahkan kepada Allah SWT.

Demikian hal itu disampaikan Kiai Ahmad Ja’far pada Haul Akbar Masyayikh Tarekat Naqsyabandiyah dan Haul Al-Maghfurlah Sayyidina Abdul Wahid Khudzaifah Qs di Pondok Pesantren Darul Ulum II Al-Wahidiyah Gersempal Omben Sampang, Jawa Timur, seperti dilansir NU Online, pada Selasa (23/4).

“Dan siapapun yang ditakdirkan sebagai presiden, atau aggota legislatif, semuanya kita pasrahkan kepada Allah Swt,” ucapnya.

Menurutnya, kita hendaknya pasrah dan menyerahkan semuanya kepada Allah.  Sebab sebenarnya hal itu (jadi presiden atau legislatif) dari zaman azali sudah ada ketetapan. Pada kesempatan itu dinyayikan juga lagu Ya Lal Wathon karya KH Abdul Wahab Chasbullah sebagai bentuk kecintaan terhadap NKRI.

Hadir dalam acara itu para habaib, masyayikh, pejabat pemerintah, dan pimpinan organisasi di antaranya KH Zubaidi Muhammad, KH Syafiuddin Abd Wahid, dan KH Ahmad Ja’far Abd Wahid Qs, Habib Ahmad, Kapolres Sampang, Dandim 0828 Sampang. (aw/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*