Sumber: salam-online.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Zainut Tauhid Sa’adi mengajak segenap masyarakat untuk melakukan evaluasi diri (muhasabah) dalam memasuki tahun baru 2018. Menurutnya, tahun 2018 hendaknya dijadikan tonggak untuk merancang dan menjalani masa depan yang lebih baik, produktif, konstruktif, dan kualitatif.

“Melakukan perenungan untuk memaknai pergantian tahun dengan penuh keimanan, ketakwaan, dan keikhlasan serta senantiasa mengharap ridha Allah SWT dalam suasana hati yang sejuk, tenang, dan damai. Seraya berdoa semoga di tahun 2018  kita dapat meningkatkan amal kebajikan agar dapat memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara,” ucapnya di Jakarta, pada Sabtu (31/12).

Kiai Zainut juga mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk mengembangkan toleransi dan wawasan kebhinnekaan sejati. Hal ini agar menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun, harmonis, saling menghormati, saling mencintai, dan saling menolong dalam semangat persaudaraan kebangsaan (ukhuwah wathaniyyah).

“Itu dilakukan dalam rangka memelihara keamanan negara dan kerukunan bangsa khususnya dalam memasuki tahun 2018 sebagai tahun politik,” ungkapnya.

“Islam mengajarkan pemeluknya untuk bertaqwa dan memikirkan masa depan. Allah berfirman, dalam Quran Surat al-Hasyr ayat 18, yang artinya: wahai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Melihat terhadap apa yang kamu kerjakan,” tambahnya. (Ar/Republika).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL