Maaruf Amin 2Jakarta, LiputanIslam.com — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin meminta pemerintah menengahi ketegangan hubungan antara Iran dan Arab Saudi. Indonesia sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim dianggap memiliki posisi strategis untuk menjadi penengah. “Presiden sedang melakukan upaya diplomasi,” ujar Ma’ruf di Istana Negara, Selasa, 5 Januari 2016.

Ma’ruf mengatakan memanasnya hubungan Iran dan Arab Saudi berpotensi meluas karena dua negara tersebut mempunyai sekutu masing-masing. Ia mencontohkan Iran yang berteman dengan Suriah, Irak, dan Libanon.

Konflik antara Iran-Arab Saudi, kata Ma’ruf, sangat kompleks karena tak hanya berkaitan soal akidah Wahabi dan Syiah, tapi juga soal ekonomi hingga minyak. “Di belakang mereka juga ada Amerika Serikat dan Rusia, sangat kompleks,” kata Ma’ruf.

Presiden Jokowi, kata Ma’ruf, serius ingin menengahi konflik ini karena sudah mulai melakukan upaya pendekatan pada masing-masong negara. “Bahkan mau ada konferensi, Beliau serius sekali,” kata dia.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan konferensi diadakan sebagai sarana perdamaian dan mendekatkan dua negara tersebut. “Namun Presiden tak menyampaikan detailnya seperti apa,” ujar Lukman.

Hubungan antara Iran dan Arab Saudi memburuk menyusul hukuman mati terhadap Syaikh Nimr Baqir al-Nimr Sabtu pekan lalu. Ulama pengkritik keras kerajaan Saudi ini bersama 46 terpidana lain dihukum atas tuduhan terorisme.

Nimr dihukum bersama tiga orang aktivis Syiah lainnya serta puluhan aktivis Sunni yang dituduh terlibat dalam serangan Al-Qaida. Eksekusi Nimr memicu demonstrasi di Iran, Irak, dan Bahrain serta kalangan Syiah di provinsi Timur Saudi yang kaya minyak.

Arab Saudi telah memutus hubungan diplomatiknya dengan Iran. Tindakan diplomatis diambil setelah para demonstran di Teheran mengobrak-abrik kedutaan Saudi. Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir mengatakan diplomat Iran memiliki waktu selama 48 jam untuk meninggalkan negara tersebut. Kemudian, petinggi Iran memperingatkan Arab Saudi bahwa atas tindakannya tersebut, mereka akan menghadapi konsekuensi. (ba/Tempo.co)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL