Sumber: gatra.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa’adi mengingatkan para mahasiswa untuk menjauhi paham-paham radikal. Hal itu disampaikan Zainut menanggapi semakin maraknya terjadi teror di beberapa daerah belakangan ini. Terlebih, pelaku penusukan dua anggota Brimob di Masjid Falatehan seminggu lalu diduga masih berstatus mahasiswa.

“Mencermati hal tersebut MUI mengingatkan kepada para mahasiswa untuk kembali kepada nilai-nilai ajaran agama Islam yang benar,” ujar Zainut Tauhid di Jakarta, seperti dilansir oleh republika.co.id, pada Kamis (6/7).

Zainut menjelaskan, bahwa ajaran agama dan nilai-nilai ajaran Islam yang benar adalah ajaran yang menebarkan kasih sayang, toleransi, dan persaudaraan. Tindakan teror dan mengancam orang lain jelas-jelas bertentangan dengan Islam.

Pada kesempatan itu, ia juga mengajak semua pihak untuk kembali kepada nilai-nilai dasar kebangsaan, yaitu Pancasila dan UUD 1945. Mengajak semua pihak untuk meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa. “Menjaga kebhinnekaan serta keutuhan bangsa Indonesia,” ucap Zainut Tauhid.

Akhir-akhir ini beberapa aksi teror muncul kembali. Di Semarang, sebuah Kantor Urusan Agama dibom oleh orang tak dikenal. Sedangkan kejadian terakhir adalah pemasangan bendera ISIS di Polsek Kebayoran Lama, Jakarta. (Ar/Republika).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL