Sumber: fakta.news

Jakarta, Liputanislam.com– Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud) sekaligus Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan, Prof Muhadjir Effendy mengatakan bahwa saat ini Muhammadiyah menghadapi ancaman segregasi. Oleh karena itu, Muhammadiyah didorong terus semangat dan konsisten mengembangkan sistem pendidikan Islam berkemajuan.

Demikian itu disampaikan Muhadjir dalam Pengajian Hari Ber-muhammadiyah di Sekolah Pascasarjana Universitas Prof Dr Hamkah (UHAMKA) Jakarta, pada Sabtu (19/1).

Menurutnya, warga Muhammadiyah harus kembali fokus pada ghirah Muhammadiyah untuk mewujudkan pendidikan Islam berkemajuan. “Di beberapa kota peran Muhammadiyah sudah ada yang mengalami segregasi. Ini tantangan besar buat Muhammadiyah. Jadi kita harus terus mengarusutamakan Muhammadiyah sebagai arus utama Islam perkotaan,” ucapnya.

Jumlah lembaga pendidikan Muhammadiyah yang tersebar di seluruh Indonesia memang sangat banyak, yakni lebih dari 10 ribu. Namun, lanjut dia, banyak lembaga pendidikan Muhammadiyah yang belum memiliki kualitas. “Harus ada semangat bersama untuk membangun kembali sekolah-sekolah kita,” tambah Muhadjir.

Sementara Direktur Sekolah Pascasarjana UHAMKA, Abdurrahman Ghani menyampaikan bahwa di era digitalisasi lembaga pendidikan Muhammadiyah harus bertransformasi ke arah digital. Hal ini penting guna meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan Muhammadiyah. (aw/republika).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*