Sumber: tribunnews.com

Palembang, Liputanislam.com– Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) Sumatera Selatan akan memperkuat bidang keagamaan masyarakat, termasuk memberantas buta huruf baca Al-Qur’an di Muba. Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan bahwa program yang dikemas dalam bentuk Sarjana Bina Desa (SBD) tersebut bekerjasama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.

“Bekerjasama dengan Universitas Islam Negeri Raden Fatah, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin telah merekrut 30 orang sarjana S1 yang ditempatkan di desa-desa melalui program sarjana bina desa,” ucapnya di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), pada Jumat (4/1).

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Muba, Opi Palupi yang mendampingi Alex, mengatakan bahwa para sarjana peserta SBD merupakan perpanjangan tangan Pemkab Muba dalam upaya penguatan paham keagamaan masyarakat.

“Program Sarjana Bina Desa ini merupakan tindak lanjut merealisasikan visi misi Bupati dan Wakil Bupati dalam mensukseskan Muba Maju Berjaya 2022. Pada program SBD 2019 akan ditempatkan dua orang sarjana di setiap kecamatan. Pada 2018 sarjana peserta SBD tersebar di setiap desa.”  Ujarnya.

“Salah satu tugas mereka (Sarjana peserta (SBD) memberantas buta huruf Alquran. Juga menjadi peneliti peta dakwah dan pelaksana pesantren rakyat di Muba,” tambahnya. (ar/republika).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*