Museum EnergiJakarta, LiputanIslam.com — Ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap seluk beluk energi terlihat cukup tinggi, terbukti dari panasnya perdebatan ataupun diskusi yang terjadi di media sosial terkait isu-isu yang menyangkut energi. Bagaiamanpun, saat ini kita sangat tergantung pada ketersediaan energi, sehingga mau tak mau, topik seperti impor minyak mentah, harga BBM, Pertamina, Petral, mafia migas, dan sejenisnya, selalu saja disikapi dengan reaktif.

Namun yang menjadi pertanyaan adalah, sudahkah kita mendapatkan informasi yang sebenar-benarnya – sebagaimana yang diungkapkan oleh media? Adakah sumber lain yang bisa kita jadikan rujukan untuk bisa mengetahui lebih banyak tentang energi?

Menyadari terbatasnya sumber informasi ini, Menteri ESDM Sudirman Said bakal mengubah gedung utama kementerian terletak di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, menjadi sebuah museum. Dengan demikian, masyarakat bisa bebas mendapatkan informasi atau edukasi terkait pengelolaan energi nasional.

“Jadi kita ingin melestarikan dan sedang dipikirkan konsepnya. Itu gedung ini harus dijadikan public area, tempat meeting, terima tamu, display informasi segala macam,” kata Sudirman saat ditemui di sela-sela kerja bakti Kementerian ESDM, Jakarta, Sabtu, 21 Januari 2015 seperti dilansir Merdeka.

Saat ini, gedung utama masih dipakai sebagai tempat Sudirman dan beberapa pejabat teras Kementerian ESDM berkantor. Setelah menjadi museum, kantor mereka bakal pindah ke gedung belakang milik Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM.

“Rencananya begitu, di sana (gedung utama) kan diisi menteri beberapa staf ahli, geser di sini semua (gedung setjen). di situ (gedung utama) nantinya khusus public area,” ujarnya.

Sekedar informasi, gedung utama Kementerian ESDM menyimpan banyak koleksi terkait pengelolaan energi nasional. Gedung klasik itu merupakan bagian dari cagar budaya. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL