Jombang, LiputanIslam.com—Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, mendorong para santri untuk segera aktif dan ikut andil dalam media sosial. Para santri juga harus siap berprestasi, siap di era digital, sebagai upaya melestarikan pesantren sebagai pusat pengkajian kitab keislaman. Hal itu ia sampaikan saat meresmikan Pondok Pemuda di Pesantren Mambaul Maarif Denanyar, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (18/3).

“Sudah saatnya santri sekarang mengambil peran di media sosial, aktif di media digital. Sudah terlalu lama kita hanya bertahan,  saatnya harus menyerang. Menyerang adalah pertahanan terbaik,” ungkapnya.

Imam Nahrawi mengatakan dengan adanya lembaga Pondok Pemuda tersebut, diharapkan bisa menjadi pusat pengkajian santri yang berprestasi dalam khazanah kitab kuning, pendidikan, juga dalam bidang olahraga. Ia mengajak para santri untuk turut memeriahkan gelaran Asian Games tahun depan yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang. “Para santri dapat menjadi volunter pada ajang Asian Games tahun 2018 mendatang,” ujarnya.

Menurut Imam, keberadaan para volunter atau sukarelawan sangat penting demi suksesnya pesta olahraga empat tahunan tersebut. Dan menjadi sukarelawan adalah kesempatan yang sangat berharga. “Kesempatan langka, dan Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah,” tambahnya.

Seperti diketahui, Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) mencari sekitar 40-50 ribu relawan. Asian Games akan digelar di Jakarta dan Palembang. Dalam rencana INASGOC dan telah disetujui oleh Komite Olimpiade Asia (OCA), ajang multieven empat tahunan itu akan memperebutkan medali emas dari 41 cabang olahraga. (fd/ Antara/Republika/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL