Sumber: infobanyuwangi.com

Tegal, LiputanIslam.com– Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengingatkan kepada warga NU (Nahdliyin) agar terus waspada terhadap radikalisme yang hingga saat ini menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kewaspadaan perlu dilakukan sebagai bentuk kecintaan kepada NKRI. Hal itu disampaikan Imam saat memberikan sambutan di Acara Haul KH Usman Zahid di Pondok Pesantren Al-Abror Yamansari Lebaksiu, Tegal, pada Minggu (9/4).

“Kita baru saja mendengar dan melihat langsung ada kejadian terorisme di Tuban, Jawa Timur yang menewaskan enam orang, dan empat orang pelaku yang teridentifikasi dari Jawa Tengah. Ini bukti kalau negara dalam ancaman terorisme. Saya mengajak kepada warga nahdliyin untuk sama-sama mewaspadai bahaya radikalisme ini. Orang tua memiliki peran utama dalam keluarga untuk menjaga anak-anaknya dari tipu daya mereka,” ujarnya.

Menurut Imam, selain bahaya paham radikal, bahaya narkoba juga patut diwaspadai. Imam mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anaknya agar terhindar dari narkoba. Narkoba saat ini telah menjadi ancaman serius bagi Indonesia, karena bisa memutus mata rantai generasi bangsa .

Imam menyampaikan, saat ini narkoba bisa saja masuk dalam keluarga. Oleh karena itu, peran semua pihak sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi  bahaya narkoba tersebut. “Sekarang narkoba bisa saja masuk dalam keluarga, oleh karena itu kepada orang tua jika sudah sampai rumah nanti langsung cek anak ibu-bapak agar aman dari narkoba,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengajak warga Nahdliyin untuk giat berolahraga. Karena dengan olahraga akan sehat dan tetap bugar. “Saya ingin, Bupati Tegal bisa mengadakan senam bersama nahdliyin yang diikuti Muslimat, Fatayat dan lainnya,” tuturnya. (Ar/NU Online/Borneo News).

 

 

 

 

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL