Sumber: nu.or.id

Jombang, LiputanIslam.com– Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Imam Nahrawi berpesan kepada segenap pendekar Pencak Silat Pagar Nusa agar sikap dan karakter kesantriannya tetap menjadi pegangan utama. Sehingga, meski sejumlah pendekar Pagar Nusa kian hebat, namun akan tetap bersikap rendah hati.

“Meski para pendekar sudah luar biasa, namun tetap tampil adanya, karakter santri tetap dipertahankan. Dan sesungguhnya filosufi Pagar Nusa seperti padi yang semakin menua,” ucapnya saat membuka acara Pekan Pesantren Nusantara 2018 dalam rangka Hari Ulang Tahun Madrasah Ke-103, Pondok ke-193 dan Haul Masyayikh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Jawa Timur, seperti dilansir NU Online, pada Senin (9/4).

Imam menegaskan bahwa seni pencak silat tidak untuk kesombongan, melainkan sebagai salah satu upaya dalam memupuk karakter yang kuat pada masing-masing jiwa pendekar. “Seni bela diri itu untuk mengisi karakter yang kuat pada diri kita,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengapresiasi terhadap keberadaan seni bela diri Pagar Nusa di Indonesia. Imam mengaku, akan mendorong seni bela diri tersebut agar diterima di sejumlah kalangan luas hingga mendunia pada waktunya. “Pemerintah sudah membuka pintu, seni pancak silat dipertandingkan di Asian Games, ini baru pertama kali,” ungkapnya.

“Oleh sebab itu kita semua akan senantiasa merawat kesenian warisan para ulama ini. Pagar Nusa semakin meluas, pada saatnya keberadaannya tidak hanya di pondok pesantren, namun juga harus ada di masyarakat luas hingga mendunia,” tambahnya. (ar/NU  Online).

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*