Sumber: liputan6.com

Atambua, Liputanislam.com– Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa tokoh agama dan tokoh adat adalah kunci terjaganya stabilitas keamanan bangsa. Oleh karena itu, ia meminta Gubernur atau kepala daerah agar tidak hanya berkomunikasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) semata. Tetapi hendaknya juga bersilaturahmi dan bertukar pikiran dengan tokoh agama dan adat setempat.

Hal itu disampaikan Mendagri Tjahjo saat menghadiri acara silaturahmi Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama para uskup, imam, Biarawan, dan Biarawati di Atambua, Belu, Nusa Tenggara Timur, seperti dilansir mataindonesia.com, pada Jumat(21/9).

“Kehadiran Tokoh Agama dan Tokoh Adat di dalam lingkungan masyarakat adalah kunci menjaga stabilitas. Pak Gubernur tidak cukup berkomunikasi dengan Forkopimda saja, peran tokoh agama dan tokoh adat itu yang menjadi kuncinya,” ucapnya.

Menurutnya, peran tokoh agama dan tokoh adat juga ikut memberikan sumbangsih pemikiran dan gagasan terkait kemajuan jalannya pemerintahan. Apalagi pemerintah membuka ruang seluas-luasnya untuk mereka menyuarakan aspirasi, setiap agama dan setiap suku adat, demi kemajuan bangsa Indonesia.

“Saya menitipkan pesan dan berharap agar tokoh agama dan tokoh adat dapat ikut serta mengawasi dan mengawal jalannya kegiatan Organisasi Masyarakat yang ada di sekitar kita,” ujar Mendagri.

“Laporkan segala hal yang tidak sesuai dengan aturan, sebagai warga negara yang baik sudah sepatutnya kita ikut serta dan aktif,” tambahnya. (ar/mataindonesia).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*