Sumber: kemenag.go,id

Jakarta, LiputanIslam.com– Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Lukman Hakim Saifuddin meminta  takmir masjid agar memfasilitasi para ustad atau penceramah yang baik. Baik yang ia maksud ialah penceramah yang menyampaikan pesan-pesan damai dan menyejukkan. Bukan yang memprovokasi dan menjelekkan pihak lain.

Demikian itu disampaikan Menag saat menerima pengurus Forum Silaturahmi Takmir Masjid (FSTM) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta, pada Selasa (26/2).

“Yang disampaikan seharusnya ilmu, yang sejuk dan damai. Jangan hanya menyampaikan emosi ataupun provokasi. Semangatnya adalah mempromosikan, memfasilitasi penceramah-penceramah yang baik,” tegasnya.

Menurut Menag, takmir masjid juga perlu mengidentifikasi mubaligh-mubaligh yang memiliki jalur keilmuan atau sanad yang jelas. “Mari kita saling kasih informasi. Dai yang kita undang sanadnya harus jelas, karena belajar agama harus pakai sanad,” ungkapnya.

Sementara Ketua FSTM Ahmad Yani menyampaikan harapannya agar Kemenag dapat bersinergi dengan FSTM, memberikan pembinaan, pendampingan, advokasi kepada DKM dalam menjaga kesucian masjid dan kesuksesan program-program yang baik ke depan tentang kemasjidan.

“Terimakasih atas kesediaan Pak Menteri Agama menerima kami. Mudah-mudahan ini langkah awal untuk sinergi program ke depannya, utamanya menjaga islam rahmatan lil alamin,” ucapnya. (aw/kemenag).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*