Sumber: kemenag.go.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa kehidupan keagamaan di Indonesia saat ini dan ke depan semakin komplek. Potensi sengketa semakin marak, utamanya melalui media sosial (medsos) yang sering dijadikan  tempat saling menghujat dan caci maki. Oleh karena itu, Menag meminta pemuka agama khususnya Rohaniawan Buddha untuk lebih aktif lagi mengisi pesan-pesan damai di ruang publik.

Hal itu disampaikan Menag saat menerima audiensi rohaniawan Buddha dan pengurus Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) di ruang kerja Menag, Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, pada Kamis (14/02).

“Tidak ada pilihan lain, kita harus mengisi ruang ruang publik. Saya minta rohaniawan Buddha proaktif mengisi ruang publik terkait esensi ajaran agama Buddha. Saya bersyukur umat Budhha di Indonesia eksis dalam mengamalkan ajarannya seperti menjaga harkat martabat kemanusiaan,” ucapnya.

Sementara Dewan Pengawas Sangha Agung Indonesia Bhikhu Nyanasuryanadi Mahathera menyampaikan bahwa pada 27 April 2019 mendatang umat Buddha Indonesia akan merayakan ulang tahun Sangha Agung Indonesia ke 60. Oleh karenanya, ia berharap Menag Lukman dapat menghadiri acara tersebut.

“Acara akan digelar selama tiga hari di Kota Medan Sumatera Utara (Sumut). Kami berharap Bapak Menteri Agama berkenan hadir dalam acara nanti,” ujarnya. (aw/kemenag).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*