Sumber: nu.or.id

Kendal, LiputanIslam.com– Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Lukman Hakim Saefuddin menyampaikan bahwa haul sebenarnya tidak semata mengenang dan mendoakan mereka yang telah wafat. Peringatan Haul lebih diperuntukan bagi mereka yang masih hidup untuk mengemban amanah, sebagai hamba Allah dan khalifah yang berkewajiban menebar rahmat bagi alam semesta dan makluk hidup di dalamnya.

Hal itu disampaikan Menag Lukman dalam sambutannya di Haul ke-2 KH Muhammad Wildan Abdulachamid di Ponpes Raudhatul Muta’allimin di Jalan Habibroyo, Pegulon Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, seperti dilansir NU Online, pada Sabtu (21/4).

Pada kesempatan itu, Menag Lukman Hakim menghaturkan rasa syukur dan apresiasi kepada keluarga besar Almaghfurlah KH Muhammad Wildan Abdulchamid yang mengadakan haul, termasuk dukungan banyak pihak.

“Malam ini kita bisa berkumpul tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada para guru sekaligus menjadi ajang silaratahim. Tentu harapannya kita mampu melanjutkan apa yang selama ini diajarkan oleh para guru dan pendahulu kita,” ujarnya.

Dalam acara peringatan haul tersebut, tampak hadir KH A Mustafa Bisri, Kepala Kanwil Jateng, Ketua MUI, Rektor UIN Walisongo, Bupati dan Wakil Bupati Kendal, para alim ulama dan habaib, serta ribuan masyarakat Kendal. (ar/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*